CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Friday, May 22, 2009

telah kucoba

Berkali-kali aku telaah ulang apa yang telah kulakukan. apakah resiko yang ku hadapi cukup worth untuk bertindak seperti itu?

Bagi seorang wanita yang ber-ego tinggi sepertiku, mengakui sesuatu duluan itu membutuhkan keberanian dan kegilaan yang sangat tinggi. dengan susah payah aku mengutarakan isi hati. dengan keringat dingin mengucur dari jidat, dan tangan yang bergetar krn mengetik rahasia yang gue pegang erat.

dan mata yang takut berkedip menunggu jawabanmu.

seandainya km tau, betapa berat "melakukan"nya. mungkin km juga gak bakal tau dan mengerti bagaimana perasaannya, krn kamu sendiri takut. kamu takut merasa apa yg sedang kurasakan sekarang.

tapi reaksimu sekarang malah membuat aku merasa lebih seperti sampah. sampah. sampah.

inginnya aku bersumpah serapah. inginnya aku berteriak, "Heh! aku menawarkan sesuatu yang konkrit dan pasti! aku berani mempertanggungjawabkannya!"

inginnya aku menunjukkan betapa km rugi telah merasa bangga dengan apa yang telah kulakukan. dan memasukkanku dalam daftar orang-orang lain yg telah melakukannya. seperti mengoleksi piala.

tapi kamu sendiri? kamu takut menjadi piala.

dan kata-katamu? aku mencium kebohongan karena km takut melukaiku. betul?

tapi hati kecilku berkata, km memang worth it.




tetapi aku saja yang kurang berharga dimatamu. dan itu yang paling menyakitkan.

0 comments: